- Kejutan Baru dalam Investasi! Investor akan kembali pekan depan dengan sebuah wildcard baru setelah laporan pekerjaan Januari melampaui ekspektasi dan memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve akan melanjutkan dengan kenaikan suku bunga yang direncanakan.
Laporan Pekerjaan dan Jerome Powell Data pasar tenaga kerja akan membuat Chairman Federal Reserve, Jerome Powell, tetap berada dalam skrip saat berbicara di Klub Ekonomi Washington D.C. pada 7 Februari.
Laporan Keuangan yang Wajib Dilihat Meskipun laporan keuangan akan melambat pekan depan, masih ada beberapa rilis penting yang harus diperhatikan. Seperti Disney (DIS) yang dianggap masih undervalued oleh Daniel Vargas dari Seeking Alpha.Saham Terbaik untuk Diamati
Value Pendulum melihat ada kemungkinan laporan keuangan Take-Two Interactive (TTWO) akan melampaui ekspektasi, sementara Acutel memperingatkan tentang Royal Caribbean (RCL) yang diyakini sedang menuju profitabilitas. BP (BP) bisa memberikan kejutan positif bagi investor dengan potensi share buybacks.Acara Ekstra yang Tak Boleh Terlewatkan
PepsiCo (PEP) dan Chipotle (CMG) adalah saham berat dari sektor konsumen yang akan mengumumkan laporan keuangan. Jangan lewatkan acara investor day oleh Canada Goose (GOOS) dan acara pencarian & AI oleh Google (GOOG) yang bisa menyimpan kejutan. #investasi #musimlaporankeuangan.
Indeks Australia dan Jerman mencatat sejarah baru dengan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Pada hari Kamis, Indeks S&P/ASX 200 (AU200) ditutup pada angka 7.897, didorong oleh kinerja gemilang saham-saham pertambangan. Kenaikan harga emas, bijih besi, dan litium menjadi pendorong utama, sementara sektor perbankan, real estat, dan ritel juga mengalami kenaikan karena spekulasi penurunan suku bunga mengikuti data inflasi domestik yang lebih lemah dari perkiraan. Di sisi lain, DAX Jerman (DE40) juga melonjak sebesar 0,50, mencatatkan angka baru sebagai rekor tertinggi sepanjang masa. Kinerja positif ini memberikan sinyal kuat bagi perekonomian Jerman, menunjukkan ketahanan dan potensi pertumbuhan yang baik. Meskipun demikian, Reserve Bank of South Africa memutuskan untuk mempertahankan suku bunga repo sebesar 8,25%. Keputusan ini adalah yang kelima kalinya berturut-turut sejak tahun 2009, dan para pengambil kebijakan menyoroti bahwa risiko terhadap prospek inflasi ce...
Komentar
Posting Komentar