Langsung ke konten utama

Dari Bank Sentral ke Dewan Ekonomi Nasional: Langkah Lael Brainard Menuju Posisi Teratas dalam Kebijakan Ekonomi AS

Lael Brainard, salah satu anggota Federal Reserve yang paling "dovish", meninggalkan posisi No. 2 di bank sentral Amerika Serikat (AS) untuk memimpin National Economic Council. Dia akan mengkoordinasikan kebijakan ekonomi di seluruh cabang eksekutif di tengah pertarungan atas batas hutang, dan mungkin akan menjadi calon kuat untuk menjadi Ketua Fed atau Menteri Keuangan AS di masa depan. Brainard telah memperjuangkan pendekatan yang lebih lambat dalam menaikkan suku bunga, yang dapat memberikan keseimbangan dalam kebijakan moneternya.

Brainard memainkan peran besar dalam pengawasan dan regulasi bank besar dan membahas pengaruh perubahan iklim pada stabilitas keuangan AS melalui misi stabilitas keuangan Fed. Dia percaya bahwa, meskipun pasokan tenaga kerja terbatas, upah tidak mendorong inflasi dalam spiral upah-harga seperti pada tahun 1970-an. Jared Bernstein, salah satu penasihat ekonomi lama Presiden Joe Biden, juga diangkat untuk memimpin Council of Economic Advisors.

Ketua Fed, Jay Powell, mengucapkan rasa rindu karena kepergian Brainard, yang dianggap sebagai "talent and superb results" di bank sentral AS. Brainard memimpin stabilitas keuangan dan sistem pembayaran, memperkuat sistem keuangan domestik dan global, serta membantu mengatasi tantangan operasional yang luar biasa selama pandemi. Meskipun Biden dapat menunjuk wakil ketua Fed baru yang memiliki pandangan serupa, sulit bagi yang diangkat untuk membentuk konsensus kebijakan seperti Brainard.

Pengambilan kebijakan moneter ke depan menjadi perhatian utama setelah kepergian Brainard, karena posisinya yang sangat mempengaruhi di Federal Open Market Committee. Brainard adalah anggota papan Fed sejak 2014 dan memimpin empat dari delapan subkomite di papan tersebut. Kepemimpinan Brainard di papan Fed membuatnya dihormati dan sulit digantikan. Ia dianggap dapat menjadi kandidat kuat untuk menjadi Ketua Fed atau Menteri Keuangan AS.

Lael Brainard, yang dikenal sebagai salah satu anggota paling "dovish" di Federal Reserve, telah meninggalkan posisi No. 2 di bank sentral AS untuk memimpin National Economic Council. Sebagai pemimpin baru, ia akan mengkoordinasikan kebijakan ekonomi di seluruh cabang eksekutif di tengah pertarungan atas batas hutang, dan dapat menjadi calon kuat untuk menjadi Ketua Fed atau Menteri Keuangan AS di masa depan. Namun, meskipun Presiden Biden mungkin menunjuk wakil ketua Fed baru dengan pandangan serupa, pengganti Brainard mungkin tidak akan memiliki kredibilitas yang sama dengan pengalaman Brainard yang telah lama berada di papan Fed sejak 2014 dan memimpin empat dari delapan subkomite di papan tersebut.

Brainard dikenal karena pendekatannya yang lebih lambat dalam menaikkan suku bunga, yang membuatnya menjadi keseimbangan dalam kebijakan moneternya. Pada tahun 2017, ia dianggap sebagai salah satu calon kuat untuk menggantikan Janet Yellen sebagai Ketua Fed, tetapi keputusan akhirnya jatuh pada Jerome Powell. Meskipun demikian, sebagai pemimpin di National Economic Council, ia akan memainkan peran besar dalam mengkoordinasikan kebijakan ekonomi di seluruh cabang eksekutif dan dapat mempengaruhi kebijakan ekonomi AS secara keseluruhan.

Di luar kebijakan moneter, Brainard juga memimpin stabilitas keuangan dan sistem pembayaran, serta membantu mengatasi tantangan operasional yang luar biasa selama pandemi. Ia juga dikenal karena perannya dalam pengawasan dan regulasi bank besar dan membahas pengaruh perubahan iklim pada stabilitas keuangan AS melalui misi stabilitas keuangan Fed. Brainard percaya bahwa, meskipun pasokan tenaga kerja terbatas, upah tidak mendorong inflasi dalam spiral upah-harga seperti pada tahun 1970-an.

Brainard bukan satu-satunya orang yang akan membentuk kebijakan ekonomi AS di bawah pemerintahan Biden. Jared Bernstein, seorang penasihat ekonomi lama Biden, juga telah diangkat untuk memimpin Council of Economic Advisors. Dalam pandangan From Growth to Value, seorang penulis di SA Marketplace, Brainard memainkan peran besar dalam menentukan arah pasar pada tahun 2023 karena pandangannya yang moderat mengenai upah dan inflasi. Meskipun kepergiannya dari Fed dapat mempengaruhi kebijakan moneternya, Brainard masih menjadi pemimpin kunci dalam kebijakan ekonomi AS dan dapat mempengaruhi arah ekonomi Amerika Serikat dalam beberapa tahun mendatang.

Dovish" adalah istilah dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menggambarkan pendekatan atau kebijakan moneter atau ekonomi yang cenderung lebih lunak, bersifat konservatif, dan kurang agresif. Istilah ini sering digunakan dalam konteks kebijakan bank sentral, khususnya terkait dengan suku bunga dan pengendalian inflasi. Seorang pejabat bank sentral atau ekonom yang dianggap "dovish" cenderung lebih memperhatikan pertumbuhan ekonomi dan tingkat pengangguran, dan mungkin lebih sedikit cenderung menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi. Istilah ini berlawanan dengan istilah "hawkish", yang merujuk pada pendekatan kebijakan yang lebih keras, agresif, dan mungkin lebih menekankan pada pencegahan inflasi ketimbang pertumbuhan ekonomi.

Komentar

Kesukaan Pembaca

Inflasi AS Turun Sedikit, Harga Bitcoin dan Ethereum Kembali Menguat

Pasar aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum kembali menguat pada hari ini, Rabu (15/02), menyusul rilis data tingkat inflasi AS kemarin malam. Data tersebut menunjukkan sedikit penurunan inflasi tahunan menjadi 6,4% pada Januari 2023 dari sebelumnya 6,5% pada Desember, meskipun masih di atas target The Fed sebesar 2%. Bitcoin naik 1,88% dan bergerak di kisaran US$21.632 - US$22.293, sedangkan Ethereum menguat 3,28% dan bergerak dalam kisaran US$1.498 - US$1.562 dalam 24 jam terakhir. Menurut CoinGecko, total kapitalisasi pasar aset kripto hari ini mencapai US$1,07 triliun dan naik sebesar 2,41% dalam 24 jam terakhir. Di sisi lain, Wall Street ditutup mixed setelah rilis data inflasi AS. S&P 500 ditutup turun tipis 0,03%, Dow Jones Industrial Average turun 0,46%, dan Nasdaq Composite ditutup naik 0,57%. Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun inflasi telah menunjukkan tanda-tanda puncaknya pada Juni 2022 lalu, tingkat inflasi saat ini masih di atas target The Fed. Ha...

Menyambut Hari Cinta, Shibarium Shiba Inu Siap Meluncur dan Membakar Triliunan Token.

Shiba Inu (SHIB), memecoin yang populer, akan segera meluncurkan proyek barunya, Shibarium. Pengembang utama Shiba Inu, Shytoshi Kusama, baru-baru ini memberikan petunjuk soal tanggal peluncuran melalui akun Twitter-nya. Komunitas pendukung SHIB, SHIB Army, telah menjadi salah satu kelompok penggemar terkuat di kalangan investor kripto dan mereka sangat antusias menanti peluncuran Shibarium. Akun Twitter Kusama menunjukkan perubahan status yang tertulis pada bagian biografi akun yang memicu spekulasi di komunitas SHIB Army. Mereka menduga bahwa Shibarium akan segera meluncur pada 14 Februari 2023, yaitu Hari Valentine, karena petunjuk soal kotak berbentuk hati dengan pita yang seringkali dikaitkan dengan perayaan tersebut. Kusama telah mengubah status tersebut sehingga kini bagian biografi dari akun Twitternya kosong dan ia tidak memberikan komentar apapun terkait rumor tentang peluncuran pada Hari Valentine. Kusama belum lama ini mengatakan bahwa triliunan SHIB akan dibaka...

Wallet Bitcoin Lama yang Tak Terpakai 10 Tahun Kembali Hidup dan Hasilnya Luar Biasa: $9,6 Juta Profit dari 412.12 BTC.

"$9.6 Juta Profit Dari Wallet Bitcoin Lama yang Tak Berguna Selama 10 Tahun" Informasi mengejutkan baru saja terungkap pada hari Rabu ketika alamat Bitcoin lama yang tidak berguna selama lebih dari satu dekade kembali hidup. Sejak 1 Oktober 2012, alamat 1MMXRA memegang sebanyak 412.12 BTC yang diperoleh melalui empat transaksi, bersama-sama bernilai hanya $8 pada waktu itu. Tak ada koin yang masuk atau keluar dari dompet tersebut sampai 8 Februari, ketika semua kecuali sedikit dikosongkan dari dompet pada harga $23,000 per koin. Menurut harga saat ini, koin yang dipindahkan mewakili nilai $9.6 juta, atau profit 120,000,000%. Meskipun ada transaksi Bitcoin besar yang terjadi setiap hari, jarang koin yang begitu tua kembali dilihat lagi. Seperti yang dicatat oleh penyedia analitik on-chain Glassnode, koin yang tidak aktif menjadi "semakin tidak mungkin untuk dibelanjakan" setelah periode pemegangan 155 hari, dan oleh karena itu dianggap sebagai bagian yang...

Raih Keuntungan Jutaan Dolar dengan Investasi Awal US$100 di Shiba Inu: Kisah Sukses Investor Milyarder

Shiba Inu (SHIB) telah memberikan keuntungan besar bagi para investor sejak diluncurkan tiga tahun yang lalu. Sejumlah investor ritel yang berinvestasi sejak awal tahun telah mencetak keuntungan seumur hidup, dengan modal awal sebesar US$100 yang berkembang menjadi US$2,7 juta setara Rp40,84 milyar. SHIB diluncurkan pada harga awal US$0,00000000051 pada bulan Agustus 2020 dan saat ini diperdagangkan pada harga US$0,000014. Dalam tiga tahun ini, SHIB berhasil meningkatkan harganya hingga 45 juta persen dan menghapus empat angka nol di depan harga, namun kini peluang investor mencetak keuntungan besar dari SHIB sangat kecil. Suplai SHIB yang bernilai 549 triliun token membuat harga sulit untuk memanjat, meskipun memiliki basis penggemar yang kuat. Harga SHIB saat ini adalah US$0,000014, naik 0,5 persen dalam 24 jam terakhir. Analis pasar kripto Alexander Kuptsikevich memprediksi bahwa harga SHIB dapat mencapai US$0,00001 pada tahun 2025 dan memenuhi harapan investor. Platform...

BBCA: Pemegang Saham Jumbo Melakukan Aksi Jual, Investor Asing Ternyata Lebih Tangguh.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), perusahaan perbankan milik Grup Djarum, terus mengalami aksi jual oleh beberapa pemegang saham jumbo, meskipun investor asing lainnya mulai menunjukkan tanda-tanda untuk memborong emiten tersebut. Sepekan terakhir, rapor hijau pergerakan harga saham BBCA diikuti oleh akumulasi net buy atau beli bersih sebesar Rp1,25 triliun oleh investor asing. Namun, JPMorgan Chase & Co dan BlackRock Inc memiliki kebijakan berbeda dan terus memegang saham BBCA. Kepemilikan keduanya sangat penting, dengan JPMorgan memegang 1,56 persen saham BBCA atau setara 1,91 miliar lembar saham, sementara BlackRock memegang 1,44 persen saham BBCA atau setara 1,77 miliar lembar. Meski demikian, JPMorgan dan BlackRock kembali melakukan aksi jual saham BBCA pada pekan kedua Februari 2023. JPMorgan baru saja melepas 36,62 juta lembar saham BBCA pada 7 Februari 2023, sementara BlackRock juga melepas 6,5 juta lembar. Menurut Associate Director of Research and Investment Pi...

Novo Nordisk: Inovasi Terdepan untuk Diabetes dan Masalah Endokrin Lainnya dalam Lima Tahun Terakhir.

Novo Nordisk didirikan pada tahun 1923 di Denmark sebagai produsen insulin untuk pengobatan diabetes. Perusahaan ini dinamakan dari kata "Novo", yang berarti "baru" dalam bahasa Latin, dan "Nordisk", yang berarti "Nordic" dalam bahasa Denmark. Pada awalnya, perusahaan ini didirikan oleh dua saudara kembar, August Krogh dan Marie Krogh, serta sekelompok ilmuwan dan dokter lainnya. Seiring berjalannya waktu, Novo Nordisk terus berkembang dan memperluas bisnisnya ke berbagai jenis produk perawatan kesehatan, terutama dalam pengobatan diabetes dan masalah kesehatan terkait metabolisme. Pada tahun 1982, Novo Nordisk menjadi perusahaan pertama yang memproduksi insulin manusia dalam skala industri. Sejak saat itu, perusahaan ini terus berekspansi, baik melalui pengembangan produk baru maupun akuisisi perusahaan lain. Pada tahun 2000, Novo Nordisk mengakuisisi Pharmacia & Upjohn, sebuah perusahaan farmasi besar di Amerika Serikat. Kemudia...

Powell Umumkan Meredanya Inflasi, Prediksi Suku Bunga Naik Lebih Tinggi.

Inflasi telah menjadi topik utama bagi para pembuat kebijakan dan investor selama beberapa waktu terakhir. Kebijakan moneter yang longgar dari bank sentral dan pandemi global telah menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa yang signifikan. Namun, pada hari Rabu, Gubernur Bank Sentral AS, Jerome Powell, mengumumkan bahwa inflasi mulai mereda. Powell mengatakan bahwa ada tanda-tanda inflasi sudah mulai mereda, tetapi dia memperkirakan proses penurunan ini akan menjadi proses yang panjang. Ia juga memperingatkan bahwa suku bunga bisa jadi akan naik lebih dari yang diantisipasi pasar berdasarkan data ekonomi yang baru saja dirilis. Hal ini bisa memiliki dampak besar bagi pasar saham dan obligasi, karena kenaikan suku bunga bisa mengurangi minat investor pada instrumen keuangan tersebut. Walaupun demikian, Powell juga mengatakan bahwa bank sentral akan terus memantau situasi ekonomi dan akan bertindak sesuai yang diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi. Ia juga menambahkan ...

Lido dan Aave Bekerja Sama, Dapatkan Lebih Banyak Manfaat dari Staking Ethereummu!

Hadiah dari Staking Ether di Lido Kini Didistribusikan oleh Aave! Suara masyarakat sudah selesai dan hasilnya sangat menguntungkan bagi pengguna Lido. Hadiah dari staking ether di Lido sekarang akan didistribusikan oleh Aave, salah satu platform keuangan terkemuka yang menggunakan smart contract. Ini berarti bahwa pengguna Lido bisa mendapatkan lebih banyak manfaat dari staking ether mereka. Aave menawarkan layanan keuangan seperti pinjaman dan peminjaman melalui smart contract. Produk terbaru mereka, versi 3 (v3), sudah diterapkan pada Ethereum dan jaringan layer 2 Optimism dan Arbitium. Kedua jaringan ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi pada aplikasi berbasis Ethereum dengan lebih cepat dan murah. Tahun lalu, Lido menjanjikan hadiah bagi penyedia likuiditas staked ether (stETH) di Arbitrum dan Optimism dengan total 150.000 token LDO, token pemerintahan Lido. Namun, setelah suara masyarakat, hadiah tersebut akan didistribusikan melalui Aave. Lebih dari 99% ...

Laporan Tenaga Kerja AS Menimbulkan Harapan dan Kekhawatiran bagi Investor: Analisa Pasar dan Strategi Investasi.

Laporan tenaga kerja AS pada hari Jumat membuat para investor harus mengubah harapan mereka mengenai tingkat kehati-hatian The Fed dalam mengatasi inflasi. Nonfarm payrolls menunjukkan angka yang mengejutkan, 517K, yang sangat jauh dari ramalan sebesar 190K dan jauh lebih tinggi dari hasil sebelumnya sebesar 223K. Ini menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja di AS sangat kuat dan memberikan lebih banyak ruang bagi The Fed untuk terus menaikkan suku bunga. Meskipun pasar tenaga kerja yang kuat sangat positif, para investor khawatir bahwa kenaikan suku bunga Fed yang berlebihan akan menyebabkan resesi dalam perekonomian. Hal ini menyebabkan penjualan di pasar saham, dengan Indeks Dow Jones turun sebesar 0,38%, S&P 500 kehilangan 1,04%, dan Indeks Teknologi NASDAQ turun sebesar 1,59%. Namun, meskipun ada kekhawatiran tentang dampak dari kenaikan suku bunga, para investor juga harus mengingat bahwa tingkat pengangguran turun menjadi 3,4%, lebih rendah dari ramalan sebesar 3,6% ...

Investasi Baru dan Laporan Laba Raksasa: Prediksi dan Peluang Terbaru untuk Bulan Februari.

Kejutan Baru dalam Investasi! Investor akan kembali pekan depan dengan sebuah wildcard baru setelah laporan pekerjaan Januari melampaui ekspektasi dan memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve akan melanjutkan dengan kenaikan suku bunga yang direncanakan.  Laporan Pekerjaan dan Jerome Powell Data pasar tenaga kerja akan membuat Chairman Federal Reserve, Jerome Powell, tetap berada dalam skrip saat berbicara di Klub Ekonomi Washington D.C. pada 7 Februari. Laporan Keuangan yang Wajib Dilihat Meskipun laporan keuangan akan melambat pekan depan, masih ada beberapa rilis penting yang harus diperhatikan. Seperti Disney (DIS) yang dianggap masih undervalued oleh Daniel Vargas dari Seeking Alpha.Saham Terbaik untuk Diamati Value Pendulum melihat ada kemungkinan laporan keuangan Take-Two Interactive (TTWO) akan melampaui ekspektasi, sementara Acutel memperingatkan tentang Royal Caribbean (RCL) yang diyakini sedang menuju profitabilitas. BP (BP) bisa memberikan kejutan positif ...