Golden Cross Terbentuk, Jarvis Labs: Harga Bitcoin Masih Potensial Naik di Tengah Sentimen Makro yang Mendukung
Indikator teknikal Bitcoin menunjukkan sinyal bullish dari golden cross Moving Average meskipun saat ini harganya turun. Setelah rilis data NFP AS awal bulan ini, harga BTC menurun dan menjauh dari level psikologis jangka pendek US$24.000 dan US$23.000. Namun, analis memprediksi bahwa Bitcoin masih memiliki potensi bullish, terutama dengan golden cross yang diharapkan terbentuk pada indikator MA 50-hari dan MA 200-hari. Golden cross memiliki efek bullish pada BTC di masa lalu, yang meningkat sebesar 45 persen pada tahun 2021 dan 6.566 persen pada tahun 2015.
Kedua kali terjadi setelah harga jatuh dan melanjutkan dengan pembentukan ATH baru, sehingga investor memperhatikan tren bullish makro yang akan datang. Analis dari Jarvis Labs membahas dampak sentimen makro dan bagaimana pasar kripto diposisikan ketika golden cross terbentuk pada grafik harga Bitcoin.
Meskipun harga BTC mengalami koreksi tajam sebelum golden cross terbentuk, analis Jarvis Labs menganggap itu sebagai goncangan brutal sebelum melesat ke titik tertinggi baru. Penurunan harga beberapa hari terakhir dianggap sebagai pijakan untuk memulai tren baru dan memperkuat kedatangan arus bullish yang sesungguhnya. Sebelum golden cross terbentuk pada September 2021, harga BTC juga merosot sekitar 20 persen sebelum akhirnya melesat ke ATH saat ini, di kisaran US$69.000.
Analis Jarvis Labs juga melihat potensi penurunan indeks dolar AS (DXY) yang sering berbalik dengan kripto. Jika DXY jatuh, maka harga BTC akan naik dan sebaliknya. Selain itu, mereka juga menemukan peningkatan aktivitas dompet whale, yang dianggap sebagai implikasi bullish untuk harga BTC dan akan menyebabkan lebih banyak volatilitas di masa mendatang. Para investor perlu memperhatikan potensi golden cross dan sentimen makro Bitcoin, karena keduanya dapat memicu awal tren bullish baru bagi BTC.
Jarvis Labs juga menyatakan bahwa Bitcoin telah menunjukkan konsolidasi jangka pendek yang kuat selama beberapa minggu terakhir. Menurut mereka, itu adalah bagian dari fase konsolidasi normal sebelum dorongan besar ke depan.
Karena itu, para analis memperkirakan bahwa harga Bitcoin akan naik dalam waktu dekat. Mereka menyarankan investor untuk tetap tenang dan mengambil kesempatan untuk membeli Bitcoin saat harganya masih relatif rendah.
Dalam jangka panjang, Jarvis Labs juga melihat potensi harga Bitcoin mencapai level yang jauh lebih tinggi. Mereka percaya bahwa Bitcoin dapat mencapai harga di atas US$100.000 dalam beberapa tahun ke depan, terutama jika tren bullish makro benar-benar terbentuk.
Namun, Jarvis Labs juga mengingatkan investor untuk tetap waspada terhadap volatilitas yang tinggi di pasar kripto. Mereka menyarankan agar investor mengelola risiko dengan hati-hati dan tidak mempertaruhkan lebih dari yang mereka mampu untuk kehilangan.
Dengan adanya potensi golden cross di depan, Bitcoin nampaknya masih memiliki prospek bullish yang kuat. Namun, investor harus tetap berhati-hati dan mempertimbangkan semua faktor risiko sebelum membuat keputusan investasi.
Komentar
Posting Komentar